Beberapa hari lalu, saya mendapat panggilan pekerjaan ringan dari seorang pemilik lapak bernama Pak Bejo. Sebenarnya, saya sudah pernah memandu beliau untuk menyelesaikan masalah sederhana ini dari jarak jauh. Namun, Pak Bejo menyampaikan keinginannya untuk bertemu langsung dengan saya, sekaligus memperkenalkan diri secara pribadi. Saya pikir, ini adalah kesempatan baik untuk menjalin relasi sekaligus memastikan kondisi timbangan beliau secara menyeluruh.
Ini adalah kunjungan pertama saya ke lapak milik Pak Bejo. Sebelumnya, timbangan di sana ditangani oleh perakit awalnya. Namun karena terjadi sedikit kesalahpahaman antara mereka, Pak Bejo memutuskan untuk menghubungi Nawa Timbangan.
Setelah berbincang sejenak, saya mulai memeriksa penyebab indikator timbangan yang terus menampilkan pesan "Err". Saya lakukan pengecekan awal terhadap indikator—hasilnya normal. Dugaan pun mengarah ke bagian loadcell. Satu per satu saya periksa dengan alat khusus. Hasilnya, terdapat loadcell yang tidak berfungsi dengan baik. Namun, sebagai teknisi berpengalaman, saya belum menyampaikan hasil diagnosa awal ini ke Pak Bejo. Saya lebih memilih memastikan semua komponen sebelum menyimpulkan masalah.
Saya pun menginstruksikan anggota tim saya untuk membaca ulang SOP B23. Setelah memahami prosedur, mereka mulai dengan sangat hati-hati mengurai kabel-kabel loadcell dari ruangan operator. Kabel-kabel itu ditarik keluar dari dalam paralon.
Boom!
Ternyata, kami menemukan bagian kabel yang tertimbun tanah namun tidak dimasukkan ke dalam paralon. Hanya kabel di permukaan saja yang dilindungi. Di bagian yang tertimbun, empat kabel putus karena gigitan tikus. Kami menyimpulkan bahwa teknisi sebelumnya kekurangan paralon dan mungkin enggan membeli lagi, sehingga bagian penting ini dibiarkan tanpa perlindungan.
Meski penyebab utamanya sudah ditemukan, saya tetap memutuskan untuk menarik seluruh kabel keluar dari paralon. Saya ingin menambahkan selang fleksibel di pangkal kabel yang terhubung ke loadcell—karena area ini sangat rentan terhadap serangan tikus jika tidak dilindungi.
Setelah semua kabel diperiksa, kabel yang putus saya sambung kembali dan dilapisi dengan isolasi khusus kedap uap air. Kemudian kabel dimasukkan ke dalam selang fleksibel, dan seluruh jalurnya dimasukkan kembali ke dalam paralon—termasuk paralon tambahan yang kami pasang. Ujung-ujung selang dan paralon kami tutup dengan penutup khusus agar tidak ada celah bagi tikus atau hewan lain masuk dan merusak kabel.
Sambungan kabel loadcell dan kabel utama yang menuju ke indikator ditempatkan dalam junction box berkunci, agar tetap aman dan rapi. Setelah semua proses selesai, kami lakukan pengujian ulang.
Boom kedua!
Timbangan kembali berfungsi dengan normal dan akurat.
Kenapa Harus Teknisi Berpengalaman?
Kasus seperti ini seringkali tidak bisa diselesaikan hanya dengan mengganti indikator atau komponen yang tampak rusak saja. Tanpa pengalaman dan pengetahuan yang mendalam, kerusakan akibat kelalaian pemasangan—seperti kabel tanpa perlindungan yang akhirnya digigit tikus—sering luput dari perhatian.
Inilah mengapa pemilik timbangan sebaiknya memilih teknisi yang berpengalaman, jujur, dan profesional.
Teknisi yang paham cara kerja timbangan secara menyeluruh tidak hanya memperbaiki kerusakan, tapi juga mencegah kerusakan lanjutan yang bisa mengganggu operasional usaha.
📍 Kantor Nawa Timbangan:
Gita Nagari Baru – Kampung Kahuripan Dalem, Kecamatan Menggala Timur, Kabupaten Tulang Bawang, Provinsi Lampung
📞 Kontak: 0853 5789 7777
🌐 Slogan:
Nawa Timbangan – Cara tepat, kerja cepat, hasil akurat, kualitas mantap, jujur dan bertanggung jawab.
Ini menjadi salah satu bukti nyata bahwa Nawa Timbangan tidak hanya menyelesaikan masalah, tapi juga memperbaiki sistem secara menyeluruh untuk mencegah kerusakan di masa depan.
Kami tidak hanya hadir untuk memperbaiki, tapi juga memastikan ketenangan dan kepastian dalam setiap proses penimbangan Anda.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan tulis komentar