Senin, 28 April 2025

Perbaikan Timbangan milik Bu Cemii

Beberapa waktu lalu, saya menerima telepon dari Mas Adell, menantu Bu Cemii, pemilik sebuah lapak sawit di daerah Gunung Tiga.

"Pak, timbangan saya kena petir. Bisa ke sini, Pak?" katanya, dengan nada cemas.
Kebetulan hari itu jadwal saya kosong, jadi saya jawab dengan mantap, "Bisa, Mas."

Sebelum berangkat, seperti prosedur standar di Nawa Timbangan, saya minta Mas Adel mengirimkan foto semua perangkat yang ada: loadcell, indikator, CPU, monitor, keyboard, dan printer. Ini penting, supaya saya bisa menyiapkan spare part yang diperlukan tanpa membuang waktu pelanggan.

Saya sampaikan secara terbuka bahwa harga satuan loadcell adalah Rp 4 juta. Tak lama kemudian, Mas Adell menelepon lagi, mengatakan bahwa menurutnya semua loadcell dalam kondisi baik, hanya perangkat indikator, komputer, dan printer yang rusak.

Dalam hati, ada sedikit rasa tersinggung. Sebagai seorang teknisi berpengalaman, saya tahu betul bahwa menilai kondisi loadcell tidak semudah itu. Loadcell bisa sehat, lemah, atau bahkan mati tanpa tanda-tanda kasat mata. Tapi saya tetap menjaga sikap profesional: saya tidak memperdebatkannya dan memutuskan untuk fokus pada permintaan perbaikan perangkat lainnya.

Sebelum berangkat, saya juga minta dikirimkan serlok via WA. Mas Adel pun mengirimkan lokasi, dan saya langsung meluncur.

Sesampainya di lokasi, saya menelepon Mas Adel untuk memberi tahu bahwa saya sudah sampai.

"Sudah sampai di mana, Pak?" tanyanya heran.
"Tentu saja di lokasi sesuai serlok yang Mas kirim," jawab saya.

Tak saya sangka, Mas Adel justru mempertanyakan biaya perbaikan, mengatakan ia sudah kirim WA soal itu saat saya masih dalam perjalanan. Karena saya sedang menyetir, tentu saja saya belum sempat membaca WA tersebut.

Ini untuk kedua kalinya saya merasa kurang nyaman. Namun dengan tetap menjaga etika, saya jawab dengan lembut,
"Kalau Mas Adel keberatan, saya tidak masalah untuk kembali pulang. Saya tidak akan menuntut biaya transportasi sepeser pun."

Sepertinya setelah itu Mas Adel menghubungi Bu Cemii. Tak lama, Bu Cemii datang ke lokasi dengan sikap yang agak dingin. Tapi tetap, beliau mempersilakan saya masuk.

Saya kembali menegaskan:
"Kalau Ibu keberatan, saya siap pulang. Tidak perlu membayar transportasi."

Setelah berbincang agak panjang dan terasa adanya rasa curiga dari pihak Bu Cemii, akhirnya saya diizinkan untuk mengganti CPU, printer, dan indikator yang rusak.
Saat saya mulai bekerja, suasana perlahan berubah. Mungkin karena mereka melihat kinerja saya yang cepat, rapi, dan sesuai prosedur kerja standar 
Nawa Timbangan: Cara Tepat, Kerja Cepat, Hasil Mantap.

Ketika pekerjaan selesai, Bu Cemii mulai lebih ramah. Bahkan beliau bertanya tentang prosedur tera timbangan dan biayanya. Saya sarankan agar tera dilakukan bersamaan dengan timbangan lain di sekitar lokasi supaya biaya lebih hemat.

"Baik, Pak. Nanti kalau sudah siap, kami hubungi Bapak," kata Bu Cemii, kali ini dengan nada jauh lebih bersahabat.

Sekilas Kilas Balik...

Sebenarnya, jauh sebelum kejadian ini, saya sudah mendapat informasi dari Pak Joko, seorang teknisi baik hati yang pernah menangani timbangan di tempat Bu Cemii.
Pak Joko pernah bercerita, bahwa Bu Cemii pernah melakukan pembayaran tidak penuh sesuai kesepakatan. "Orangnya ruwet, Pak," katanya saat itu.

Mengingat cerita itu, makanya saya mempersiapkan diri untuk segala kemungkinan. Namun, hari itu ternyata berjalan cukup baik. Bu Cemii tetap membayar sesuai tagihan resmi yang saya ajukan. Memang ada sedikit tawar-menawar, tapi itu masih dalam batas wajar.


Pelajaran berharga hari itu:

Sebagai teknisi dan mitra terpercaya, kita harus tetap menjaga sikap profesional, apapun sikap awal pelanggan.
Dengan 
Nawa Timbangan, Anda tidak hanya mendapatkan perbaikan alat timbang — Anda mendapatkan layanan yang cepat, tepat, transparan, dan penuh tanggung jawab.

Nawa Timbangan
Cara Tepat, Kerja Cepat, Hasil Mantap!
📍 Alamat: Gita Nagari Baru - Kp. Kahuripan, Menggala Timur, Tulang Bawang, Lampung
📞 Kontak: 0853 5789 7777

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan tulis komentar